Bismillahirrahmanirrahiim
~※::~.::※::※::~::※~
Sahabat saudaku fillah..Islam dengan keluhuran ajarannya,syariatnya paling lengkap dan mencakup segala aspek,baik bersifat keduniaan maupun keakhiratan,
Tidak hanya spritual bahkan mengatur segala segi kehidupan yang meliputi akhlaq mulia,dan sangat memperhatikan kemashlhatan umat manusia.
Dibawah ini ada beberapa adab-adab dalam Islam yang dirangkum dari intisari hadits-hadits shahih diantaranya yaitu :
a.Adab Duduk
“Janganlah kalian duduk diantara dua orang kecuali dengan seizin keduanya”.(HR. Abu Dawud).
b.Adab Memberi Salam
“Hendaklah orang yang berkendaraan memberi salam kepada orang yang berjalan,orang yang berjalan kepada orang yang duduk,,”
“Orang yang lebih muda memberi salam kepada orang yang lebih tua,dan orang yang sedikit jumlahnya memberi salam kepada orang banyak.”(HR.Bukhari dan Muslim).
c..Adab Minum
“Janganlah kalian minum sekaligus sebagaimana minumnya unta,tetapi hendaklah kalian minum dua atau tiga kali (teguk),dan bacalah Basmalah jika akan minum,serta bacalah Alhamdulillah jika selesai minum”.(HR. At Tirmidzi).
d.Adab Minta Izin Masuk Rumah
“Apabila sudah tiga kali (berseru) minta izin masuk,tetapi tidak ada jawaban dari tuan rumah (tidak memberi izin),Maka sebaiknya pulang kembali.”.(HR. Bukhari dan Muslim).
e.Adab Mengukur Diri
“Pandanglah orang yang lebih rendah dari padamu,jangan memandang kepada yang lebih tinggi dari padamu,
“Karena yang demikian itu adalah lebih baik,agar engkau jangan menganggap kecil nikmat ALLAH yang telah dianugerahkan kepadamu”.(HR. Bukhari dan Muslim).
f.Adab Berbisik
“Apabila engkau sedang bertiga,Janganlah berbisik berdua saja tanpa turut serta kawanmu yang ketiga,kecuali engkau sedang berada ditengah-tengah orang banyak,karena perbuatan yang demikian itu sangat menyakitkan hatinya.”(HR.Bukhari dan Muslim).
※Semoga Manfaat Silakan di Tag/Share,Bantu Tag sahabat-sahabat yang lain. Jazzakumullahu khayran wa Barakallahu fiikum
※SaLam Santun Erat SiLaturrahim & Ukhuwah Fillah※
Rabu, 22 Mei 2013
※Adab-Adab Dalam Islam※
Bismillahirrahmanirrahiim
~※::~.::※::※::~::※~
Sahabat saudaku fillah..Islam dengan keluhuran ajarannya,syariatnya paling lengkap dan mencakup segala aspek,baik bersifat keduniaan maupun keakhiratan,
Tidak hanya spritual bahkan mengatur segala segi kehidupan yang meliputi akhlaq mulia,dan sangat memperhatikan kemashlhatan umat manusia.
Dibawah ini ada beberapa adab-adab dalam Islam yang dirangkum dari intisari hadits-hadits shahih diantaranya yaitu :
a.Adab Duduk
“Janganlah kalian duduk diantara dua orang kecuali dengan seizin keduanya”.(HR. Abu Dawud).
b.Adab Memberi Salam
“Hendaklah orang yang berkendaraan memberi salam kepada orang yang berjalan,orang yang berjalan kepada orang yang duduk,,”
“Orang yang lebih muda memberi salam kepada orang yang lebih tua,dan orang yang sedikit jumlahnya memberi salam kepada orang banyak.”(HR.Bukhari dan Muslim).
c..Adab Minum
“Janganlah kalian minum sekaligus sebagaimana minumnya unta,tetapi hendaklah kalian minum dua atau tiga kali (teguk),dan bacalah Basmalah jika akan minum,serta bacalah Alhamdulillah jika selesai minum”.(HR. At Tirmidzi).
d.Adab Minta Izin Masuk Rumah
“Apabila sudah tiga kali (berseru) minta izin masuk,tetapi tidak ada jawaban dari tuan rumah (tidak memberi izin),Maka sebaiknya pulang kembali.”.(HR. Bukhari dan Muslim).
e.Adab Mengukur Diri
“Pandanglah orang yang lebih rendah dari padamu,jangan memandang kepada yang lebih tinggi dari padamu,
“Karena yang demikian itu adalah lebih baik,agar engkau jangan menganggap kecil nikmat ALLAH yang telah dianugerahkan kepadamu”.(HR. Bukhari dan Muslim).
f.Adab Berbisik
“Apabila engkau sedang bertiga,Janganlah berbisik berdua saja tanpa turut serta kawanmu yang ketiga,kecuali engkau sedang berada ditengah-tengah orang banyak,karena perbuatan yang demikian itu sangat menyakitkan hatinya.”(HR.Bukhari dan Muslim).
※Semoga Manfaat Silakan di Tag/Share,Bantu Tag sahabat-sahabat yang lain. Jazzakumullahu khayran wa Barakallahu fiikum
※SaLam Santun Erat SiLaturrahim & Ukhuwah Fillah※
Allah itu Ada
dakwatuna.com - Pada Bulan Rabi’ul Awal 7 Hijriah, Nabi melakukan perjalanan bersama pasukannya menuju daerah Najd dalam sebuah peperangan. Setelah dua hari perjalanan, beliau tiba dan beristirahat di Nakhl, tidak jauh dari Ghathafan.
Kebanyakan anggota pasukan tersebut berjalan kaki sehingga banyak di antara mereka kakinya pecah-pecah dan melepuh, ada juga yang kukunya terkelupas.
Mereka membalut kaki-kaki mereka dengan kain-kain perca, karena itulah peperangan itu diberi nama Dzatur Riqa’ (yang ada tambalannya), dan tempat mereka singgah diberi nama yang sama, Dzatur Riqa’.
Saat itulah salah seorang musyrikin bernama Ghaurats bin Harits (Dutsur), berasal dari Bani Muharib (suku Badui), berniat membunuh Nabi SAW.
Ia berhasil menyelinap di perkemahan kaum muslim, dan melihat Nabi SAW sedang tertidur di bawah pohon, sedangkan pedang beliau tergantung di salah satu ranting pohon tersebut. Ghaurats mengambil pedang itu, lalu mengacungkan kepada beliau sambil menghardik,
“Wahai Muhammad, tidakkah engkau takut kepadaku?”
Nabi SAW segera terbangun dan berkata dengan tenang, “Tidak!”
“Siapakah yang akan menghalangiku untuk membunuhmu?” Tanya Ghaurats lagi.
“Allah!” Kata Nabi SAW.
Mendengar kata Allah yang terlontar dari bibir Rasulullah SAW itu, tiba-tiba tubuhnya serasa lumpuh dan pedang itu terlepas dari tangannya, ia jatuh terduduk.
Nabi segera mengambil pedang itu dan mengacungkannya kepada Ghaurats, dan balik bertanya, “Siapa yang bisa menghalangiku untuk membunuhmu?”
Dengan gugup dan wajah pucat, Dutsur berkata, “Tidak ada!”
“Jadilah engkau orang yang sebaik-baiknya menjatuhkan hukuman!” ujarnya pasrah tak berdaya, siap menerima hukuman apapun yang akan dijatuhkan Nabi kepadanya.
Nabi SAW tersenyum mendengar jawabannya itu, dan berkata, “Kalau begitu bersaksilah engkau bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah.”
“Tidak,” kata Ghaurats masih membangkang. “Tetapi aku berjanji kepadamu untuk tidak memusuhimu, dan tidak akan bergabung dengan orang-orang yang memusuhimu!”
Memang tidak ada paksaan dalam memeluk Islam, hidayah adalah hak mutlak Allah, terserah Allah kepada siapa akan diberikan. Nabi tidak memaksa Ghaurats, beliau lalu memaafkan dan melepaskannya.
Ketika tiba kembali di antara kaumnya, Ghaurats berkata, “Aku baru saja kembali dari sebaik-baiknya orang di dunia ini!” Dia pun lalu memeluk agama Islam.
Teladan seperti contoh di atas telah sering diberikan Nabi. Kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan, fitnah tidak perlu dibalas fitnah, pengkhianatan tidak perlu dibalas dengan pengkhianatan.
Karena dalam kenyataannya, hal itu tidak menyelesaikan masalah, tetapi malah memperburuk suasana, memperkeruh keadaan dan dendam tak berkesudahan.
Apakah yang kita cari dan tujuan hidup di dunia ini, selain kebahagiaan? Bermanfaatkah harta yang banyak, pangkat dan jabatan yang tinggi, gelar selangit jika semua itu tidak membuat kita bahagia?
Firman Allah QS 28:77, “Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagia mu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Dalam QS 17:7 Allah juga berfirman, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.” (QS 17:7)
Dalam Al Quran dengan tegas Allah mengatakan orang yang berbuat jahat, kejahatan itu, seperti bumerang, akan berbalik kepada pelakunya. Orang yang berbuat keburukan akan mengotori perasaan dan hatinya sendiri.
Ia selalu merasa tak tenang, merasa tak puas, tak nyaman, wajahnya suram dan penuh kedengkian. Ia selalu dihantui perasaan dan perbuatannya sendiri.
Dalam QS 55:60 secara singkat Allah lebih menegaskan, “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)”.
Dalam pepatah Minang dikatakan, jiko lai padi nan ditanam ndak mungkin ilalang nan tumbuah. Siapa yang menyebar angin, akan menuai badai, begitu bunyi istilah yang sempat populer beberapa waktu lalu.
Allah itu ada dan selalu bersama kita. Ia Maha Tahu dan Maha Bijaksana menilai dan membalas semua amal dan perbuatan yang kita lakukan, perbuatan yang baik maupun yang buruk. Tak ada satu pun peristiwa yang di luar kendali dan pengamatan Allah.
Semoga kita menjadi hamba yang dicintai Allah, dalam ridha Allah serta bisa menikmati kebahagiaan dunia dalam arti sesungguhnya dan memperoleh pula kebahagiaan di akhirat kelak. Aamiin.
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/03/09/29061/allah-itu-ada/#ixzz2TzmUOI7O
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook
Cara Kerja Malaikat Maut
Home » Dasar-Dasar Islam » Aqidah » Cara Kerja Malaikat Maut
Cara Kerja Malaikat Maut
Rubrik: Aqidah | Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi - 07/05/13 | 11:25 | 27 Jumada al-Thanni 1434 H
Belum ada komentar dan belum ada reaksi13165 hits
dakwatuna.com
Sebagian Para Nabi berkata kpd Malaikat pencabut Nyawa. “Tdkkah kau memberi aba2/peringatan kpd manusia bhw kau dtg sbg malaikat pencabut nyawa shg mrk akan lebih hati-hati?”
Malaikat itu mnjawab. “Demi Allah, aku sdh memberi aba2& tanda2 yg sgt banyak berupa sakit, uban, kurang dengar, kurang penglihatan(utama ketika sdh tua). Semua itu peringatan bhw sebentar lagi aku akan menjemputnya. Apabila setelah dtg aba2 tadi ia tdk segera bertobat & tdk mmpersiapkan bekal yg cukup, maka aku akan serukan kpdnya ketika aku cabut nyawanya: “Bukankah aku telah memberimu banyak aba2 & peringatan bhw aku sebentar lagi akan datang? Ketahuilah, aku adlh peringatan terakhir, setelah ini tdk akan dtg peringatan lainnya “ (Imam Qurthubi)
Nabi Ibrahim pernah bertanya kpd Malaikat maut yg mempunyai dua mata di wajahnya & dua lagi tengkuknya. “Wahai malaikat pencabut nyawa, apa yg kau lakukan seandainya ada dua org yg mati di saat yg sama; yg satu berada di ujung timur yg satu berada di ujung barat, serta di tmp lain tersebar penyakit yg mematikan & 2 ekor binatang melata pun akan mati?”
Malaikat pencabut nyawa berkata:” Aku akan panggil ruh2 tsb, dg izin Allah, shg semuanya berada diantara dua jariku, Bumi ini aku bentangkan lalu aku biarkan spt sebuah bejana besar & dpt mengambil yg mana saja sekehendak hatiku “(HR abu Nu’aim)
ORG MATI MENDENGAR TP TDK BISA MENJAWAB.
Rasullullah saw memerintahkan agar mayat2 org kafir yg tewas pd perang badar dilemparkan ke sebuah sumur tua. Lalu beliau mendatanginya & berdiri di hadapannya. Setelah itu, beliau memanggil nama mrk satu2: “Wahai fulan bin fulan, fulan bin fulan, apakah kalian mendapatkan apa yg telah dijanjikan oleh Tuhan kalian utk kalian betul2 ada? Ketahuilah sesungguhnya aku mendapatkan apa yg dijanjikan Tuhanku itu benar2 ada & terbukti.”
Umar lalu bertanya kpd Rasulullah. “Wahai Rasul, mengapa engkau mengajak bicara org2 yg sdh mjd mayat?”
Rasulullah menjawab. “Demi Tuhan yg mengutusku dg kebenaran, kalian mmg tdk mendengar jwban mrk atas apa yg tadi aku ucapkan, Tapi ketahuilah, mrk mendengarnya, hanya saja tidak dpt menjawab” (HR Bukhari Muslim
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/05/07/32757/cara-kerja-malaikat-maut/#ixzz2TzmGJBaX
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook
Rahasia Hati Seorang Perempuan
- SENSITIF : bukan bermaksud
suka merajuk, tapi hanya ingin
bermanja dan mendapatkan
perhatian ...
- CEREWET : bukan bermaksud
FUSSY tak menentu, kadang ingin
LELAKI mengikut kata-katanya
sekali aja ....
- HALUS : ibarat sehalai sutera,
cantik, mulus, lembut dan mudah
tercabik dan koyak ... walaupun
seorang wanita memaafkan
seseorang yang lain atas sebab
kesalahan, biasanya WANITA
akan ingat kesalahan tersebut
untuk disimpan jadi pelajaran.
Bukan DENDAM ...
- IKHLAS : ikhlas seorang wanita
tak perlu diragui ....
- KORBAN : WANITA sanggup
berkorban apa saja untuk
seseorang yang amat disayangi ,
termasuk ibu bapak, anak-anak,
dan suami ... WANITA amat
tabah ...
- PRIHATIN : sentiasa
memerhatikan keadaan sekeliling
dalam diam ...
- MANJA : walaupun dia adalah
seorang WANITA yang pandai
berdikari., naluri seorang WANITA
tetap seorang WANITA, suka
bermanja hanya kepada insan
yang bernama LELAKI, namun
juga sesama kaum ...
- EGO : WANITA yang terlalu
sayangkan kekasihnya sanggup
menolak ketepi EGOnya apabila
bertemu dengan yang
dicintainya ...
- CINTA : CINTA pertama bagi
wanita adalah yang paling dalam
dan tulus ... bukan di khianati ..
KUNCI SUKSES !!
Ada 3 Hal yang membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemahuan
3. Fokus.
Ada 3 Hal yang tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki
2. Umur
3. Jodoh.
TAPI, ada 3 Hal dalam hidup yang PASTI, iaitu :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian..
• JAGA IMAN •
• JAGA SOLAT •
• JAGA AKHLAQ •
• TUTUPLAH AURAT •
" TA'ARUF BAGINDA NABI SAW DAN SITI KHODIJAH"
Larangan Memukul Anak Kecil yang Sedang Menangis ][
Rasulullah SAW bersabda :
Janganlah kamu memukul anak- anak kamu di sebabkan mereka menangis dalam masa setahun. Karena pada empat bulan pertama kelahirannya Ia bersyahadat LAA ILAAHA ILLALLAH. Pada empat bulan kedua pula ia berselawat ke atas Nabi SAW Dan pada empat bulan seterusnya pula ia mendoakan kedua ayah bunda nya. ( H.R. Abdullah Ibnu Umar r.a. )
Baginda Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tangisan anak di waktu kecil pada bulan pertama adalah tanda ia bertauhid kepada Tuhan Nya dan empat bulan kedua pula ia membacakan selawat kepada Nabi nya dan empat bulan seterus nya ia memohon istighfar untuk kedua ayah bunda nya.
Rasulullah SAW Bersabda :
Anak-anak sebelum sampai ia baligh maka apa-apa yang di perbuat nya daripada kebaikan maka di tuliskan untuknya dan kedua ibu bapaknya.
Dan apa yang di perbuat nya daripada kejahatan maka tiadalah di tulis untuk nya dan tidak pula di tulis untuk kedua ibu bapaknya. Apabila ia telah baligh maka berlakulah yang di tulis itu atasnya ia itu segala amal baik atau buruknya. ( H.R.Imam Anas bin Malik r.a.)
Sabda Rasulullah SAW ;
"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada." (HR. Muslim)
yuk membaca :)
Rasulullah SAW bersabda..'' barang siapa membaca Surat Waqi'ah di setiap malam hari,maka selamanya ia tdk akan terkena Fakir ''
(HR. Baihaqi dari Ibnu Mas'ud)
dalam kitab (aswaja) Irsyadul Ibad hal : 59 karya syaikh zainuddin Al-malibari
Subhanallah..!
Semoga kita bisa mengamalkannya
Langganan:
Postingan (Atom)